Peran in-house counsel terus berkembang mengikuti perubahan kebutuhan perusahaan dan kompleksitas dunia bisnis. Mereka tidak lagi hanya bertugas memberikan pendapat hukum. Fungsi legal kini semakin dilibatkan dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan.
Perubahan tersebut menuntut in-house counsel memahami bisnis secara lebih menyeluruh. Mereka perlu mengenali tujuan perusahaan, risiko komersial, regulasi, hingga persoalan reputasi. Pemahaman itu membantu tim legal menawarkan solusi yang tetap mendukung pertumbuhan bisnis.
Tren serupa terlihat di Indonesia melalui program In-House Lawyer Academy atau InHola. Program tersebut digagas InJourney Group bersama Hukumonline untuk meningkatkan kompetensi para in-house lawyer. Materinya mencakup regulasi, kepatuhan, risiko, penyusunan kontrak, negosiasi, kepemimpinan, dan komunikasi profesional.
Vice President Legal InJourney Group, Reza Topobroto, menekankan pentingnya fungsi legal sebagai mitra strategis bisnis. Penguatan kemampuan dibutuhkan agar tim legal mampu mendukung berbagai prioritas perusahaan. Peran tersebut tetap harus berjalan bersama penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Meski menjadi strategic business partner, in-house counsel tetap bertanggung jawab menjaga kepatuhan dan mengelola risiko hukum. Keseimbangan antara kepentingan bisnis dan integritas perusahaan menjadi bagian penting dari peran tersebut. Transformasi ini membuat fungsi legal semakin dekat dengan proses pengambilan keputusan perusahaan.Informasi tambahan rekomendasi slot gacor situs AYAMTOTO
