POLITIK

Dirut Agrinas tak merasa ada pembahasan pengadaan kipas Kopdes Rp1,8 T

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Santoso, membantah adanya pembahasan mengenai rencana pengadaan kipas angin senilai Rp1,8 triliun untuk program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas polemik yang berkembang setelah muncul dugaan adanya proyek pengadaan 1,8 juta unit kipas angin. Joao menegaskan dirinya tidak pernah mengetahui maupun mengikuti pembahasan terkait pengadaan tersebut.

Menurut Joao, hingga saat ini PT Agrinas Pangan Nusantara hanya menyusun perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana yang memang berkaitan dengan pelaksanaan program Kopdes. Ia mengaku tidak pernah menerima usulan ataupun dokumen yang membahas pengadaan kipas angin dengan nilai mencapai Rp1,8 triliun. Karena itu, ia membantah tudingan yang mengaitkan Agrinas dengan proyek tersebut.

Polemik pengadaan kipas angin mencuat setelah muncul kritik dari sejumlah anggota DPR yang mempertanyakan urgensi dan besarnya anggaran yang disebut-sebut mencapai Rp1,8 triliun. Menanggapi hal itu, Joao bahkan menantang pihak yang menyampaikan tudingan agar membuka data dan dokumen resmi apabila memang memiliki bukti terkait pembahasan maupun rencana pengadaan tersebut. Ia menegaskan seluruh proses pengadaan di Agrinas harus mengikuti aturan dan mekanisme yang berlaku.

Sementara itu, pemerintah melalui kementerian terkait masih memberikan klarifikasi mengenai isu pengadaan kipas angin untuk program Kopdes Merah Putih. Hingga kini, belum ada dokumen resmi yang membuktikan adanya pengadaan senilai Rp1,8 triliun sebagaimana ramai diperbincangkan di ruang publik. Polemik tersebut diperkirakan masih akan menjadi perhatian karena menyangkut penggunaan anggaran negara dan pelaksanaan program strategis pemerintah.