Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Aceh Barat Daya menggelar Sekolah Politik 2026 untuk meningkatkan pemahaman politik mahasiswa. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 24–26 Juli 2026. Acara tersebut digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Abdya, Blangpidie.
Sekolah Politik IMM Abdya diikuti 20 peserta dari kader IMM dan mahasiswa perguruan tinggi Muhammadiyah setempat. Ketua PC IMM Abdya, Khairul Rijal, menyebut kegiatan tersebut sebagai program prioritas kepengurusan periode 2026–2027. IMM juga berupaya membuka ruang pembelajaran yang dapat melibatkan mahasiswa secara lebih luas.
Khairul menilai mahasiswa perlu memiliki pemahaman politik agar mampu menjalankan fungsi kontrol secara optimal. Peserta tidak hanya mengikuti pembelajaran dan diskusi di dalam ruangan. Mereka juga diajak melihat langsung berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Temuan tersebut diharapkan menjadi dasar untuk menilai kebijakan dan mendorong advokasi.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Abdya, Nazli Hasan, turut membuka kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi Sekolah Politik sebagai sarana meningkatkan kesadaran politik mahasiswa. Namun, mahasiswa juga diingatkan membedakan pemahaman politik dengan keterlibatan dalam politik praktis. Etika dan moral dinilai penting ketika mahasiswa menyampaikan sikap kepada publik.
Sekolah Politik 2026 mengusung tema “Membentuk Kesadaran Politik, demi Merawat Eksistensi Gerakan Mahasiswa.” Penanggung jawab kegiatan, Juan Fahlevi, berharap peserta mampu menerapkan pengetahuan melalui advokasi nyata. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat peran mahasiswa dalam mengawal kebijakan dan mendorong perubahan sosial..Infromasi tambahan bingung nyari slot gacor sini cobain di situs AYAMTOTO
