Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea membantah anggapan bahwa dirinya membela Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah demi mencari perhatian atau keuntungan politik. Hotman menegaskan keterlibatannya murni didasarkan pada pandangan hukum yang diyakininya. Ia bahkan menyebut tarif jasanya sebagai pengacara tergolong “supermaha”, sehingga tidak memiliki kepentingan untuk mencari popularitas melalui kasus tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Hotman saat menanggapi berbagai komentar publik mengenai sikapnya yang memberikan dukungan kepada Febrie Adriansyah. Menurutnya, sebagai advokat ia memiliki hak menyampaikan pendapat berdasarkan fakta dan analisis hukum. Hotman menilai banyak pihak keliru menganggap setiap pernyataan yang disampaikan pengacara selalu memiliki kepentingan tertentu di baliknya.
Hotman juga menegaskan bahwa reputasinya telah dibangun selama puluhan tahun menangani berbagai perkara besar, baik di dalam maupun luar negeri. Karena itu, ia mengaku tidak membutuhkan pencitraan dengan membela tokoh tertentu. Ia mengatakan klien yang menggunakan jasanya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pengusaha hingga perusahaan besar, dengan nilai honor yang disebutnya sangat tinggi atau “supermaha”.
Pernyataan Hotman muncul di tengah sorotan publik terhadap berbagai perkembangan kasus yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah. Meski menuai beragam respons, Hotman tetap menyatakan akan menyampaikan pandangannya secara terbuka apabila melihat suatu persoalan dari sisi hukum. Ia berharap masyarakat dapat menilai setiap pernyataan berdasarkan fakta dan argumentasi, bukan semata-mata pada asumsi mengenai motif pribadi. Dengan sikap tersebut, perdebatan mengenai peran pengacara dalam memberikan opini terhadap isu hukum diperkirakan masih akan terus menjadi perhatian publik.
