NASIONAL

Senator AS Lindsey Graham Meninggal, Iran: Dia Sosok Jahat!

Meninggalnya Senator Amerika Serikat Lindsey Graham pada usia 71 tahun memicu beragam reaksi dari berbagai pihak. Di tengah ucapan belasungkawa yang datang dari sejumlah tokoh politik Amerika Serikat dan sekutunya, sejumlah media serta pihak di Iran justru melontarkan komentar keras dengan menyebut Graham sebagai “sosok jahat” karena sikap politik luar negerinya yang selama ini dianggap memusuhi Teheran.

Lindsey Graham dikenal sebagai senator Partai Republik dari South Carolina dan salah satu sekutu dekat Presiden AS Donald Trump. Selama bertahun-tahun, ia menjadi pendukung kebijakan luar negeri yang keras terhadap Iran, termasuk mendorong sanksi ekonomi yang lebih berat serta mendukung berbagai langkah Washington untuk menekan pemerintah Iran. Sikap tersebut membuat namanya kerap menjadi sasaran kritik dari pejabat maupun media pemerintah Iran.

Setelah kabar wafatnya Graham diumumkan, sejumlah media pemerintah Iran dan tokoh garis keras menyampaikan reaksi bernada sinis. Mereka menilai Graham sebagai simbol kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang dianggap memperburuk ketegangan di Timur Tengah. Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat dan sejumlah pemimpin dunia menyampaikan penghormatan atas jasa politikus senior tersebut selama puluhan tahun berkiprah di Senat AS.

Lindsey Graham mengawali karier politiknya sebagai anggota DPR AS sebelum terpilih menjadi senator pada 2002. Selama berada di Senat, ia aktif di berbagai komite strategis dan dikenal vokal dalam isu pertahanan, keamanan nasional, serta hubungan luar negeri. Selain mendukung Israel, Graham juga menjadi salah satu politikus yang konsisten menyerukan tekanan lebih besar terhadap Iran, Rusia, dan berbagai negara yang dianggap mengancam kepentingan Amerika Serikat.

Pengamat hubungan internasional menilai reaksi keras dari Iran mencerminkan panjangnya ketegangan diplomatik antara kedua negara. Sosok Lindsey Graham memang identik dengan pendekatan luar negeri yang tegas sehingga tidak mengherankan jika kepergiannya memunculkan respons yang sangat berbeda antara sekutu Amerika Serikat dan pihak-pihak yang selama ini berseberangan dengannya.

Wafatnya Lindsey Graham menandai berakhirnya karier salah satu senator paling berpengaruh di Amerika Serikat. Di balik berbagai penghormatan yang diberikan, respons tajam dari Iran kembali menunjukkan betapa besar pengaruh sikap politik Graham terhadap dinamika hubungan Washington dan Teheran selama bertahun-tahun