Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBerita Utama

Timnas U-20 Indonesia Tersingkir dari Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Hadapi Bayang-Bayang Rekor Buruk 2014

78
×

Timnas U-20 Indonesia Tersingkir dari Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Hadapi Bayang-Bayang Rekor Buruk 2014

Share this article
Example 468x60

Timnas Indonesia U-20 secara resmi tersingkir dari Piala Asia U-20 2025 setelah menelan dua kekalahan beruntun di fase grup. Kekalahan terbaru terjadi pada Minggu (16 Februari 2025) melawan Uzbekistan U-20 dengan skor 1-3 di Shenzhen Youth Football Training Base Center Stadium. Sebelumnya, Garuda Muda juga takluk dari Iran U-20 dengan skor 0-3. Dengan hasil ini, Indonesia berada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup C dan kehilangan peluang lolos ke babak selanjutnya. Kegagalan ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelatih Indra Sjafri, mengingat ia pernah menorehkan rekor buruk serupa pada Piala Asia U-19 2014 di Myanmar, di mana timnya menelan tiga kekalahan beruntun tanpa meraih satu poin pun. Jika Indonesia kembali kalah dalam laga terakhir melawan Yaman pada 19 Februari 2025, maka rekor buruk tersebut akan terulang. Kegagalan ini juga ditandai dengan produktivitas gol yang rendah (hanya mencetak satu gol dari dua laga) dan pertahanan yang bobol enam kali, menempatkan Indonesia sebagai salah satu tim dengan kebobolan terbanyak di turnamen ini. Meskipun Indra Sjafri pernah membawa Timnas U-19 meraih prestasi lebih baik di Piala Asia U-19 2018 dengan lolos ke perempat final, penampilan Timnas U-20 di edisi 2025 ini menjadi catatan buruk yang perlu dievaluasi secara menyeluruh. Kegagalan ini menandai berakhirnya impian Indonesia untuk berpartisipasi di Piala Dunia U-20 2025.

Timnas Indonesia U-20 secara resmi tersingkir dari Piala Asia U-20 2025 setelah menelan dua kekalahan beruntun di fase grup. Kekalahan terbaru terjadi pada Minggu (16 Februari 2025) melawan Uzbekistan U-20 dengan skor 1-3 di Shenzhen Youth Football Training Base Center Stadium. Sebelumnya, Garuda Muda juga takluk dari Iran U-20 dengan skor 0-3. Dengan hasil ini, Indonesia berada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup C dan kehilangan peluang lolos ke babak selanjutnya. Kegagalan ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelatih Indra Sjafri, mengingat ia pernah menorehkan rekor buruk serupa pada Piala Asia U-19 2014 di Myanmar, di mana timnya menelan tiga kekalahan beruntun tanpa meraih satu poin pun. Jika Indonesia kembali kalah dalam laga terakhir melawan Yaman pada 19 Februari 2025, maka rekor buruk tersebut akan terulang. Kegagalan ini juga ditandai dengan produktivitas gol yang rendah (hanya mencetak satu gol dari dua laga) dan pertahanan yang bobol enam kali, menempatkan Indonesia sebagai salah satu tim dengan kebobolan terbanyak di turnamen ini. Meskipun Indra Sjafri pernah membawa Timnas U-19 meraih prestasi lebih baik di Piala Asia U-19 2018 dengan lolos ke perempat final, penampilan Timnas U-20 di edisi 2025 ini menjadi catatan buruk yang perlu dievaluasi secara menyeluruh. Kegagalan ini menandai berakhirnya impian Indonesia untuk berpartisipasi di Piala Dunia U-20 2025.

Example 300x600

Sumber : https://www.bola.com/indonesia/read/5924813/timnas-indonesia-u-20-dua-kali-keok-di-piala-asia-u-20-2025-indra-sjafri-berpeluang-ulangi-rekor-buruk-edisi-2014

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Pringsewu ,Retorikalampung.com – Puluhan warga dan emak-emak di RT 06 dan RT 07 Lingkungan IV, Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu geruduk rumah indekos yang diduga menjadi tempat melepas syahwat. Aksi damai para warga dengan memasang banner berisi tulisan “menolak adanya prostitusi berkedok kos-kosan” ini, lantaran mereka merasa “geram” dengan aktifitas keluar dan masuk…