Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBerita Utama

PSIM Yogyakarta Kembali ke Liga 1 Setelah 18 Tahun

69
×

PSIM Yogyakarta Kembali ke Liga 1 Setelah 18 Tahun

Share this article
Example 468x60

PSIM Yogyakarta, tim sepak bola legendaris asal Yogyakarta, kembali ke Liga 1 setelah penantian panjang selama 18 tahun. Kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru di Stadion Mandala Krida, Senin (17/2/2025), memastikan Laskar Mataram menjadi juara Grup X babak 8 besar Liga 2 2024/2025 dan promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Dua gol PSIM dicetak oleh Rafinha (penalti menit ke-12) dan Roken Tampubolon (menit ke-87), sementara PSPS hanya mampu membalas satu gol lewat penalti Ikham Fathoni (menit ke-37). Meskipun hanya membutuhkan hasil imbang untuk promosi, PSIM menunjukkan determinasi tinggi untuk meraih kemenangan. Kegembiraan para pendukung PSIM memuncak setelah pertandingan usai, dengan ribuan suporter melakukan konvoi menuju Tugu Pal Putih Yogyakarta untuk merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka. Suasana meriah dan penuh euforia tercipta di Tugu Yogyakarta hingga malam hari, menandai berakhirnya penantian panjang para pendukung setia yang telah menunggu momen bersejarah ini sejak lama. Di final Liga 2, PSIM akan menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, pada Selasa (25/2/2025). Pelatih caretaker Erwan Hendarwanto yang menggantikan Seto Nurdiyantoro, turut berperan besar dalam kesuksesan ini. PSIM, salah satu dari delapan klub pendiri PSSI, terakhir kali bermain di divisi utama pada tahun 2006 sebelum akhirnya absen akibat bencana gempa bumi. Kini, PSIM siap kembali bersaing di Liga 1 setelah melewati perjalanan panjang dan penuh perjuangan.

PSIM Yogyakarta, tim sepak bola legendaris asal Yogyakarta, kembali ke Liga 1 setelah penantian panjang selama 18 tahun. Kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru di Stadion Mandala Krida, Senin (17/2/2025), memastikan Laskar Mataram menjadi juara Grup X babak 8 besar Liga 2 2024/2025 dan promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Dua gol PSIM dicetak oleh Rafinha (penalti menit ke-12) dan Roken Tampubolon (menit ke-87), sementara PSPS hanya mampu membalas satu gol lewat penalti Ikham Fathoni (menit ke-37). Meskipun hanya membutuhkan hasil imbang untuk promosi, PSIM menunjukkan determinasi tinggi untuk meraih kemenangan. Kegembiraan para pendukung PSIM memuncak setelah pertandingan usai, dengan ribuan suporter melakukan konvoi menuju Tugu Pal Putih Yogyakarta untuk merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka. Suasana meriah dan penuh euforia tercipta di Tugu Yogyakarta hingga malam hari, menandai berakhirnya penantian panjang para pendukung setia yang telah menunggu momen bersejarah ini sejak lama. Di final Liga 2, PSIM akan menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, pada Selasa (25/2/2025). Pelatih caretaker Erwan Hendarwanto yang menggantikan Seto Nurdiyantoro, turut berperan besar dalam kesuksesan ini. PSIM, salah satu dari delapan klub pendiri PSSI, terakhir kali bermain di divisi utama pada tahun 2006 sebelum akhirnya absen akibat bencana gempa bumi. Kini, PSIM siap kembali bersaing di Liga 1 setelah melewati perjalanan panjang dan penuh perjuangan.

Example 300x600

Sumber : https://www.bola.com/indonesia/read/5925555/psim-yogyakarta-promosi-ke-liga-1-suporter-berpesta-di-tugu-jogja

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Pringsewu ,Retorikalampung.com – Puluhan warga dan emak-emak di RT 06 dan RT 07 Lingkungan IV, Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu geruduk rumah indekos yang diduga menjadi tempat melepas syahwat. Aksi damai para warga dengan memasang banner berisi tulisan “menolak adanya prostitusi berkedok kos-kosan” ini, lantaran mereka merasa “geram” dengan aktifitas keluar dan masuk…