Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBerita Utama

Pramuka Saka Bhayangkara Pringsewu Sukses Amankan Lebaran 2025

51
×

Pramuka Saka Bhayangkara Pringsewu Sukses Amankan Lebaran 2025

Share this article
Example 468x60

Anggota Pramuka Saka Bhayangkara dari Polsek Sukoharjo dan Pringsewu Kota berpartisipasi aktif dalam kegiatan Karya Bakti Lebaran 2025. Mereka bertugas di Pos Pengamanan Idul Fitri Polres Pringsewu selama Operasi Ketupat Krakatau 2025, menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendukung kelancaran arus mudik dan memberikan bantuan kepada masyarakat.

Tugas mereka meliputi penyampaian informasi kepada pemudik, pengaturan lalu lintas, dan pemberian pertolongan pertama jika dibutuhkan. Selama periode H-7 hingga H+7 Idul Fitri, para anggota Saka Bhayangkara, dibimbing oleh AKP Riayadi, S.H. (Kapolsek Sukoharjo) dan Kompol Rohmadi, S.H. (Kapolsek Pringsewu Kota), bersiaga di lapangan.

Example 300x600

Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus, S.I.K., M.Sc.IT, memberikan semangat dan dukungan langsung kepada para anggota di Pos Pengamanan, sebuah tindakan yang sangat memotivasi mereka. Kerja sama antara Pramuka Saka Bhayangkara dan kepolisian ini terbukti efektif dalam menciptakan suasana mudik yang aman, lancar, dan nyaman.

Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan kontribusi nyata generasi muda dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, membuktikan semangat kebersamaan dan pengabdian mereka yang patut diacungi jempol.

Sumber : https://retorikalampung.com/gerakan-pramuka-saka-bhayangkara-bersinergi-dalam-kegiatan-karya-bakti-lebaran-2025/

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Pringsewu ,Retorikalampung.com – Puluhan warga dan emak-emak di RT 06 dan RT 07 Lingkungan IV, Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu geruduk rumah indekos yang diduga menjadi tempat melepas syahwat. Aksi damai para warga dengan memasang banner berisi tulisan “menolak adanya prostitusi berkedok kos-kosan” ini, lantaran mereka merasa “geram” dengan aktifitas keluar dan masuk…