Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBerita Utama

Perselisihan di Sirkuit: Bagnaia Vs. Morbidelli di MotoGP Thailand

69
×

Perselisihan di Sirkuit: Bagnaia Vs. Morbidelli di MotoGP Thailand

Share this article
Example 468x60

Ketegangan memuncak di sesi latihan MotoGP Thailand 2025. Dua murid Valentino Rossi, Pecco Bagnaia dan Franco Morbidelli, terlibat insiden yang berujung pada hukuman untuk Morbidelli.

Jelang akhir sesi latihan Jumat (28/02/2025), Bagnaia masih berjuang untuk masuk sepuluh besar, syarat agar lolos langsung ke kualifikasi kedua (Q2) pada hari Sabtu. Di lap terakhir, ia memiliki waktu putaran yang menjanjikan, tetapi upayanya digagalkan oleh Morbidelli yang dinilai memperlambat laju motornya di Tikungan 4, kendati ia sendiri sudah aman di posisi lima besar.

Example 300x600

Meskipun terhalang helm, jelas terlihat emosi Bagnaia. Morbidelli, dari pihak lain, memberikan isyarat bahwa ia tidak menyadari keberadaan Bagnaia di belakangnya. Insiden ini pun menjadi sorotan, dengan video yang beredar di media sosial menunjukkan kekecewaan Bagnaia yang nyata.

Steward MotoGP menindaklanjuti insiden ini. Morbidelli dijatuhi hukuman turun tiga posisi di grid start untuk balapan utama hari Minggu (2 Maret 2025). Bukan hanya Morbidelli, pembalap tuan rumah, Somkiat Chantra, juga mendapatkan penalti yang sama karena dinilai melaju terlalu pelan di lintasan balap.

Hukuman ini tentunya menambah bumbu drama dalam persaingan MotoGP Thailand 2025. Insiden ini juga menjadi pengingat betapa sengitnya persaingan di lintasan balap, di mana bahkan sesama murid dari seorang legenda seperti Valentino Rossi pun bisa terlibat perselisihan. Kejadian ini pun menambah intrik menjelang balapan utama di akhir pekan.

Ketegangan memuncak di sesi latihan MotoGP Thailand 2025. Dua murid Valentino Rossi, Pecco Bagnaia dan Franco Morbidelli, terlibat insiden yang berujung pada hukuman untuk Morbidelli.

Jelang akhir sesi latihan Jumat (28/02/2025), Bagnaia masih berjuang untuk masuk sepuluh besar, syarat agar lolos langsung ke kualifikasi kedua (Q2) pada hari Sabtu. Di lap terakhir, ia memiliki waktu putaran yang menjanjikan, tetapi upayanya digagalkan oleh Morbidelli yang dinilai memperlambat laju motornya di Tikungan 4, kendati ia sendiri sudah aman di posisi lima besar.

Meskipun terhalang helm, jelas terlihat emosi Bagnaia. Morbidelli, dari pihak lain, memberikan isyarat bahwa ia tidak menyadari keberadaan Bagnaia di belakangnya. Insiden ini pun menjadi sorotan, dengan video yang beredar di media sosial menunjukkan kekecewaan Bagnaia yang nyata.

Steward MotoGP menindaklanjuti insiden ini. Morbidelli dijatuhi hukuman turun tiga posisi di grid start untuk balapan utama hari Minggu (2 Maret 2025). Bukan hanya Morbidelli, pembalap tuan rumah, Somkiat Chantra, juga mendapatkan penalti yang sama karena dinilai melaju terlalu pelan di lintasan balap.

Hukuman ini tentunya menambah bumbu drama dalam persaingan MotoGP Thailand 2025. Insiden ini juga menjadi pengingat betapa sengitnya persaingan di lintasan balap, di mana bahkan sesama murid dari seorang legenda seperti Valentino Rossi pun bisa terlibat perselisihan. Kejadian ini pun menambah intrik menjelang balapan utama di akhir pekan.

Sumber : https://www.bola.com/moto-gp/read/5938967/2-anak-didik-valentino-rossi-pecco-bagnaia-dan-franco-morbidelli-bersitegang-pada-practice-motogp-thailand-steward-berikan-hukuman

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Pringsewu ,Retorikalampung.com – Puluhan warga dan emak-emak di RT 06 dan RT 07 Lingkungan IV, Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu geruduk rumah indekos yang diduga menjadi tempat melepas syahwat. Aksi damai para warga dengan memasang banner berisi tulisan “menolak adanya prostitusi berkedok kos-kosan” ini, lantaran mereka merasa “geram” dengan aktifitas keluar dan masuk…