Ketegangan memuncak di sesi latihan MotoGP Thailand 2025. Dua murid Valentino Rossi, Pecco Bagnaia dan Franco Morbidelli, terlibat insiden yang berujung pada hukuman untuk Morbidelli.
Jelang akhir sesi latihan Jumat (28/02/2025), Bagnaia masih berjuang untuk masuk sepuluh besar, syarat agar lolos langsung ke kualifikasi kedua (Q2) pada hari Sabtu. Di lap terakhir, ia memiliki waktu putaran yang menjanjikan, tetapi upayanya digagalkan oleh Morbidelli yang dinilai memperlambat laju motornya di Tikungan 4, kendati ia sendiri sudah aman di posisi lima besar.
Meskipun terhalang helm, jelas terlihat emosi Bagnaia. Morbidelli, dari pihak lain, memberikan isyarat bahwa ia tidak menyadari keberadaan Bagnaia di belakangnya. Insiden ini pun menjadi sorotan, dengan video yang beredar di media sosial menunjukkan kekecewaan Bagnaia yang nyata.
Steward MotoGP menindaklanjuti insiden ini. Morbidelli dijatuhi hukuman turun tiga posisi di grid start untuk balapan utama hari Minggu (2 Maret 2025). Bukan hanya Morbidelli, pembalap tuan rumah, Somkiat Chantra, juga mendapatkan penalti yang sama karena dinilai melaju terlalu pelan di lintasan balap.
Hukuman ini tentunya menambah bumbu drama dalam persaingan MotoGP Thailand 2025. Insiden ini juga menjadi pengingat betapa sengitnya persaingan di lintasan balap, di mana bahkan sesama murid dari seorang legenda seperti Valentino Rossi pun bisa terlibat perselisihan. Kejadian ini pun menambah intrik menjelang balapan utama di akhir pekan.
Ketegangan memuncak di sesi latihan MotoGP Thailand 2025. Dua murid Valentino Rossi, Pecco Bagnaia dan Franco Morbidelli, terlibat insiden yang berujung pada hukuman untuk Morbidelli.
Jelang akhir sesi latihan Jumat (28/02/2025), Bagnaia masih berjuang untuk masuk sepuluh besar, syarat agar lolos langsung ke kualifikasi kedua (Q2) pada hari Sabtu. Di lap terakhir, ia memiliki waktu putaran yang menjanjikan, tetapi upayanya digagalkan oleh Morbidelli yang dinilai memperlambat laju motornya di Tikungan 4, kendati ia sendiri sudah aman di posisi lima besar.
Meskipun terhalang helm, jelas terlihat emosi Bagnaia. Morbidelli, dari pihak lain, memberikan isyarat bahwa ia tidak menyadari keberadaan Bagnaia di belakangnya. Insiden ini pun menjadi sorotan, dengan video yang beredar di media sosial menunjukkan kekecewaan Bagnaia yang nyata.
Steward MotoGP menindaklanjuti insiden ini. Morbidelli dijatuhi hukuman turun tiga posisi di grid start untuk balapan utama hari Minggu (2 Maret 2025). Bukan hanya Morbidelli, pembalap tuan rumah, Somkiat Chantra, juga mendapatkan penalti yang sama karena dinilai melaju terlalu pelan di lintasan balap.
Hukuman ini tentunya menambah bumbu drama dalam persaingan MotoGP Thailand 2025. Insiden ini juga menjadi pengingat betapa sengitnya persaingan di lintasan balap, di mana bahkan sesama murid dari seorang legenda seperti Valentino Rossi pun bisa terlibat perselisihan. Kejadian ini pun menambah intrik menjelang balapan utama di akhir pekan.



















