Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBerita Utama

Naturalisasi Jairo Riedewald Ancam Posisi Beberapa Pemain Timnas Indonesia

86
×

Naturalisasi Jairo Riedewald Ancam Posisi Beberapa Pemain Timnas Indonesia

Share this article
Example 468x60

Jakarta, 19 Februari 2025 – Keinginan PSSI menaturalisasi gelandang keturunan Belanda, Jairo Riedewald, untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia (Timnas) menimbulkan potensi pergeseran di lini tengah skuad Garuda. Asisten pelatih Timnas, Denny Landzaat, menyatakan kesiapannya menerima Riedewald jika proses naturalisasi berhasil. Kualitas pemain berusia 28 tahun ini diyakini mampu merebut posisi utama, sehingga beberapa pemain Timnas berpotensi tergeser. (Siapa? Ricky Kambuaya, Nathan Tjoe-A-On, dan Ivar Jenner). Hal ini dikarenakan Riedewald bermain di posisi yang sama dengan beberapa pemain andalan saat ini, yakni gelandang tengah. (Kapan? Jika proses naturalisasi selesai dan Riedewald bergabung dengan Timnas). (Dimana? Di lini tengah Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih Patrick Kluivert). (Mengapa? Karena kualitas Riedewald yang mumpuni dan berpengalaman di liga Eropa). Dampaknya, kompetisi memperebutkan tempat di Timnas akan semakin ketat. (Bagaimana? Para pemain yang terancam harus meningkatkan performa dan berjuang lebih keras untuk mempertahankan posisinya). Ricky Kambuaya, misalnya, meskipun tampil impresif di BRI Liga 1 2024/2025, jarang mendapat kesempatan bermain di Timnas sejak era Shin Tae-yong. Nathan Tjoe-A-On, yang biasanya bermain sebagai bek kiri, juga terancam karena sering dimainkan di lini tengah akibat minimnya pilihan dan kini kehadiran Riedewald. Sementara Ivar Jenner, yang masih muda dan minim pengalaman, harus bersaing lebih ketat di kasta kedua Liga Belanda. Kehadiran Riedewald yang telah malang melintang di liga-liga top Eropa akan menjadi tantangan besar bagi para pemain lokal.

Jakarta, 19 Februari 2025 – Keinginan PSSI menaturalisasi gelandang keturunan Belanda, Jairo Riedewald, untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia (Timnas) menimbulkan potensi pergeseran di lini tengah skuad Garuda. Asisten pelatih Timnas, Denny Landzaat, menyatakan kesiapannya menerima Riedewald jika proses naturalisasi berhasil. Kualitas pemain berusia 28 tahun ini diyakini mampu merebut posisi utama, sehingga beberapa pemain Timnas berpotensi tergeser. (Siapa? Ricky Kambuaya, Nathan Tjoe-A-On, dan Ivar Jenner). Hal ini dikarenakan Riedewald bermain di posisi yang sama dengan beberapa pemain andalan saat ini, yakni gelandang tengah. (Kapan? Jika proses naturalisasi selesai dan Riedewald bergabung dengan Timnas). (Dimana? Di lini tengah Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih Patrick Kluivert). (Mengapa? Karena kualitas Riedewald yang mumpuni dan berpengalaman di liga Eropa). Dampaknya, kompetisi memperebutkan tempat di Timnas akan semakin ketat. (Bagaimana? Para pemain yang terancam harus meningkatkan performa dan berjuang lebih keras untuk mempertahankan posisinya). Ricky Kambuaya, misalnya, meskipun tampil impresif di BRI Liga 1 2024/2025, jarang mendapat kesempatan bermain di Timnas sejak era Shin Tae-yong. Nathan Tjoe-A-On, yang biasanya bermain sebagai bek kiri, juga terancam karena sering dimainkan di lini tengah akibat minimnya pilihan dan kini kehadiran Riedewald. Sementara Ivar Jenner, yang masih muda dan minim pengalaman, harus bersaing lebih ketat di kasta kedua Liga Belanda. Kehadiran Riedewald yang telah malang melintang di liga-liga top Eropa akan menjadi tantangan besar bagi para pemain lokal.

Example 300x600

Sumber : https://www.bola.com/indonesia/read/5925877/3-pemain-timnas-indonesia-yang-terancam-jika-jairo-riedewald-resmi-dinaturalisasi-lini-tengah-makin-mewah

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Pringsewu ,Retorikalampung.com – Puluhan warga dan emak-emak di RT 06 dan RT 07 Lingkungan IV, Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu geruduk rumah indekos yang diduga menjadi tempat melepas syahwat. Aksi damai para warga dengan memasang banner berisi tulisan “menolak adanya prostitusi berkedok kos-kosan” ini, lantaran mereka merasa “geram” dengan aktifitas keluar dan masuk…