Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBerita Utama

MotoGP 2025: Perubahan Line-up Pembalap dan Jadwal Lengkap Seri Balapan

66
×

MotoGP 2025: Perubahan Line-up Pembalap dan Jadwal Lengkap Seri Balapan

Share this article
Example 468x60

Penggemar MotoGP di seluruh dunia sudah tak sabar menantikan musim balap 2025. Perubahan besar terjadi pada susunan pembalap di berbagai tim, ditambah dengan rentetan 22 seri balapan yang akan berlangsung sepanjang tahun, menjanjikan musim yang spektakuler. FIM telah resmi merilis jadwal lengkapnya, membuat para penggemar bisa menandai kalender mereka.

Salah satu perubahan paling signifikan adalah bergabungnya Enea Bastianini dan Maverick Viñales ke tim Tech3, menggantikan Pedro Acosta dan Augusto Fernandez. Acosta sendiri akan pindah ke Red Bull KTM Factory Racing, menggantikan Jack Miller yang akan membalap untuk Prima Pramac Racing bersama Miguel Oliveira. Sementara itu, Pertamina Enduro VR46 Racing Team akan mempertahankan Fabio Di Giannantonio, yang akan berpasangan dengan Franco Morbidelli. Yang paling menyita perhatian tentu saja rumor kepindahan Marc Marquez ke Ducati Lenovo Team untuk berduet dengan juara bertahan, Pecco Bagnaia. Duet ini dipastikan akan menjadi pusat perhatian di MotoGP 2025.

Example 300x600

Menariknya, musim balap 2025 akan dimulai di Thailand, berbeda dengan musim-musim sebelumnya yang dimulai di Qatar. Setelah Thailand, para pembalap akan melakoni balapan di Argentina, Amerika, dan Qatar sebelum akhirnya berlaga di Eropa selama 12 seri beruntun. Sirkuit-sirkuit ikonik seperti Spanyol, Prancis, Inggris, dan Italia akan kembali menjadi tuan rumah. Setelah Eropa, balapan akan berlanjut di Asia, mencakup Jepang, Indonesia (dijadwalkan pada 5 Oktober 2025), Australia, dan Malaysia. Portugal dan Valencia akan menutup musim balap di bulan November. Sebagai antisipasi, Dorna juga telah menyiapkan seri cadangan di India.

Jadwal lengkap MotoGP 2025 adalah sebagai berikut:

  • 2 Maret 2025: GP Thailand
  • 16 Maret 2025: GP Argentina
  • 30 Maret 2025: GP Amerika
  • 13 April 2025: GP Qatar
  • 27 April 2025: GP Spanyol
  • 11 Mei 2025: GP Prancis
  • 25 Mei 2025: GP Inggris
  • 8 Juni 2025: GP Aragon
  • 22 Juni 2025: GP Italia
  • 29 Juni 2025: TT Assen
  • 13 Juli 2025: GP Jerman
  • 20 Juli 2025: GP Ceska
  • 17 Agustus 2025: GP Austria
  • 24 Agustus 2025: GP Hungaria
  • 7 September 2025: GP Catalunya
  • 14 September 2025: GP San Marino
  • 28 September 2025: GP Jepang
  • 5 Oktober 2025: GP Indonesia
  • 19 Oktober 2025: GP Australia
  • 26 Oktober 2025: GP Malaysia
  • 9 November 2025: GP Portugal
  • 16 November 2025: GP Valencia

Dengan perubahan line-up pembalap yang dramatis dan jadwal balapan yang padat, MotoGP 2025 diprediksi akan menjadi musim yang penuh kejutan dan persaingan sengit. Para penggemar di seluruh dunia sudah bersiap-siap menyaksikan aksi para pebalap terbaik di dunia.

Penggemar MotoGP di seluruh dunia sudah tak sabar menantikan musim balap 2025. Perubahan besar terjadi pada susunan pembalap di berbagai tim, ditambah dengan rentetan 22 seri balapan yang akan berlangsung sepanjang tahun, menjanjikan musim yang spektakuler. FIM telah resmi merilis jadwal lengkapnya, membuat para penggemar bisa menandai kalender mereka.

Salah satu perubahan paling signifikan adalah bergabungnya Enea Bastianini dan Maverick Viñales ke tim Tech3, menggantikan Pedro Acosta dan Augusto Fernandez. Acosta sendiri akan pindah ke Red Bull KTM Factory Racing, menggantikan Jack Miller yang akan membalap untuk Prima Pramac Racing bersama Miguel Oliveira. Sementara itu, Pertamina Enduro VR46 Racing Team akan mempertahankan Fabio Di Giannantonio, yang akan berpasangan dengan Franco Morbidelli. Yang paling menyita perhatian tentu saja rumor kepindahan Marc Marquez ke Ducati Lenovo Team untuk berduet dengan juara bertahan, Pecco Bagnaia. Duet ini dipastikan akan menjadi pusat perhatian di MotoGP 2025.

Menariknya, musim balap 2025 akan dimulai di Thailand, berbeda dengan musim-musim sebelumnya yang dimulai di Qatar. Setelah Thailand, para pembalap akan melakoni balapan di Argentina, Amerika, dan Qatar sebelum akhirnya berlaga di Eropa selama 12 seri beruntun. Sirkuit-sirkuit ikonik seperti Spanyol, Prancis, Inggris, dan Italia akan kembali menjadi tuan rumah. Setelah Eropa, balapan akan berlanjut di Asia, mencakup Jepang, Indonesia (dijadwalkan pada 5 Oktober 2025), Australia, dan Malaysia. Portugal dan Valencia akan menutup musim balap di bulan November. Sebagai antisipasi, Dorna juga telah menyiapkan seri cadangan di India.

Jadwal lengkap MotoGP 2025 adalah sebagai berikut:

  • 2 Maret 2025: GP Thailand
  • 16 Maret 2025: GP Argentina
  • 30 Maret 2025: GP Amerika
  • 13 April 2025: GP Qatar
  • 27 April 2025: GP Spanyol
  • 11 Mei 2025: GP Prancis
  • 25 Mei 2025: GP Inggris
  • 8 Juni 2025: GP Aragon
  • 22 Juni 2025: GP Italia
  • 29 Juni 2025: TT Assen
  • 13 Juli 2025: GP Jerman
  • 20 Juli 2025: GP Ceska
  • 17 Agustus 2025: GP Austria
  • 24 Agustus 2025: GP Hungaria
  • 7 September 2025: GP Catalunya
  • 14 September 2025: GP San Marino
  • 28 September 2025: GP Jepang
  • 5 Oktober 2025: GP Indonesia
  • 19 Oktober 2025: GP Australia
  • 26 Oktober 2025: GP Malaysia
  • 9 November 2025: GP Portugal
  • 16 November 2025: GP Valencia

Dengan perubahan line-up pembalap yang dramatis dan jadwal balapan yang padat, MotoGP 2025 diprediksi akan menjadi musim yang penuh kejutan dan persaingan sengit. Para penggemar di seluruh dunia sudah bersiap-siap menyaksikan aksi para pebalap terbaik di dunia.

Sumber : https://www.bola.com/moto-gp/read/5840143/jadwal-lengkap-motogp-2025

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Pringsewu ,Retorikalampung.com – Puluhan warga dan emak-emak di RT 06 dan RT 07 Lingkungan IV, Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu geruduk rumah indekos yang diduga menjadi tempat melepas syahwat. Aksi damai para warga dengan memasang banner berisi tulisan “menolak adanya prostitusi berkedok kos-kosan” ini, lantaran mereka merasa “geram” dengan aktifitas keluar dan masuk…