Lionel Messi kembali menjadi sorotan, bukan karena aksi briliannya di lapangan, melainkan karena ulahnya yang kontroversial. Bintang Inter Miami itu dijatuhi sanksi oleh Komite Disiplin MLS setelah mencekik leher pelatih asisten New York City FC, Mehdi Ballouchy, usai pertandingan pembuka musim reguler MLS 2025.
Pertandingan yang berakhir imbang 2-2 di Chase Stadium, Florida, menyuguhkan penampilan gemilang Messi dengan dua assist yang ia berikan. Namun, kemenangan yang gagal diraih tampaknya membuat La Pulga frustrasi. Usai peluit panjang dibunyikan, Messi terlibat perselisihan dengan wasit Rosendo Mendoza, bahkan hingga menerima kartu kuning. Amarahnya tak berhenti sampai di situ.
Ketika meninggalkan lapangan, Messi beradu mulut dengan Ballouchy dan puncaknya, ia mencekik leher sang pelatih. Aksi ini tentu saja memicu reaksi dari pemain dan staf kedua tim. MLS pun bertindak tegas dengan memberikan sanksi kepada Messi, meskipun jumlah dendanya tidak diungkapkan secara publik. Pihak liga menyatakan Messi melanggar kebijakan yang melarang kontak fisik ke wajah, kepala, atau leher lawan.
Insiden ini menambah daftar panjang kontroversi yang pernah melibatkan Messi. Meskipun reputasinya sebagai salah satu pemain sepak bola terbaik dunia tak perlu diragukan, perilaku di luar lapangan seperti ini tentu menjadi catatan buruk bagi pemain yang pernah meraih gelar juara Piala Dunia tersebut. Sanksi yang diterimanya menjadi pengingat bahwa bahkan megabintang pun tak luput dari konsekuensi atas tindakan indisipliner.
Lionel Messi kembali menjadi sorotan, bukan karena aksi briliannya di lapangan, melainkan karena ulahnya yang kontroversial. Bintang Inter Miami itu dijatuhi sanksi oleh Komite Disiplin MLS setelah mencekik leher pelatih asisten New York City FC, Mehdi Ballouchy, usai pertandingan pembuka musim reguler MLS 2025.
Pertandingan yang berakhir imbang 2-2 di Chase Stadium, Florida, menyuguhkan penampilan gemilang Messi dengan dua assist yang ia berikan. Namun, kemenangan yang gagal diraih tampaknya membuat La Pulga frustrasi. Usai peluit panjang dibunyikan, Messi terlibat perselisihan dengan wasit Rosendo Mendoza, bahkan hingga menerima kartu kuning. Amarahnya tak berhenti sampai di situ.
Ketika meninggalkan lapangan, Messi beradu mulut dengan Ballouchy dan puncaknya, ia mencekik leher sang pelatih. Aksi ini tentu saja memicu reaksi dari pemain dan staf kedua tim. MLS pun bertindak tegas dengan memberikan sanksi kepada Messi, meskipun jumlah dendanya tidak diungkapkan secara publik. Pihak liga menyatakan Messi melanggar kebijakan yang melarang kontak fisik ke wajah, kepala, atau leher lawan.
Insiden ini menambah daftar panjang kontroversi yang pernah melibatkan Messi. Meskipun reputasinya sebagai salah satu pemain sepak bola terbaik dunia tak perlu diragukan, perilaku di luar lapangan seperti ini tentu menjadi catatan buruk bagi pemain yang pernah meraih gelar juara Piala Dunia tersebut. Sanksi yang diterimanya menjadi pengingat bahwa bahkan megabintang pun tak luput dari konsekuensi atas tindakan indisipliner.



















