Stadion Manahan, Solo, akan menjadi saksi pertarungan sengit antara PSIM Yogyakarta dan Bhayangkara FC dalam final Pegadaian Liga 2 pada Rabu, 26 Februari 2025 pukul 15.00 WIB. Kedua tim datang dengan modal dan ambisi yang sama: promosi ke Liga 1. PSIM, yang sukses meraih tiket final setelah menjuarai Grup X, akan mengandalkan daya gedor Rafinha di lini depan. Sementara itu, Bhayangkara FC, juara Grup Y, siap membalas dengan kekuatan Ilija Spasojevic.
Pertandingan ini diprediksi akan menyedot perhatian besar dari pendukung kedua tim, serta masyarakat Solo dan sekitarnya. Demi mengakomodasi animo penonton yang tinggi, panitia penyelenggara (panpel) telah menyiapkan 17.000 lembar tiket, atau sekitar 85% kapasitas stadion. Bahkan, panpel menambah kuota tiket hingga 8-9 ribu lembar lagi setelah tiket batch pertama ludes terjual. Hal ini menunjukkan antusiasme publik yang luar biasa terhadap laga puncak Pegadaian Liga 2 ini.
Keputusan untuk menambah kuota tiket ini didasarkan pada permintaan yang sangat tinggi dan rekomendasi dari Polresta Solo. Ketua Panpel PSIM, Wendy Umar, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk mengakomodasi para penggemar PSIM yang sangat antusias. Ia juga mengimbau kepada para suporter untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan selama perjalanan menuju Solo, serta selama pertandingan berlangsung. Pihak kepolisian akan melakukan screening di beberapa titik, terutama di perbatasan DIY-Jateng. Penggunaan kendaraan umum serta larangan penggunaan knalpot brong dan konvoi menjadi imbauan penting demi keselamatan dan keamanan bersama.
Kemenangan PSIM di babak 8 besar Grup X telah membawa Laskar Mataram kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah penantian panjang selama 18 tahun. Perjuangan mereka menuju Liga 1 musim depan telah terbayar lunas, dan final melawan Bhayangkara FC akan menjadi penutup manis sekaligus ujian terakhir sebelum mereka berlaga di Liga 1. Pertandingan ini tentu akan menyajikan tontonan sepak bola yang menarik dan menegangkan hingga peluit panjang berbunyi.
Stadion Manahan, Solo, akan menjadi saksi pertarungan sengit antara PSIM Yogyakarta dan Bhayangkara FC dalam final Pegadaian Liga 2 pada Rabu, 26 Februari 2025 pukul 15.00 WIB. Kedua tim datang dengan modal dan ambisi yang sama: promosi ke Liga 1. PSIM, yang sukses meraih tiket final setelah menjuarai Grup X, akan mengandalkan daya gedor Rafinha di lini depan. Sementara itu, Bhayangkara FC, juara Grup Y, siap membalas dengan kekuatan Ilija Spasojevic.
Pertandingan ini diprediksi akan menyedot perhatian besar dari pendukung kedua tim, serta masyarakat Solo dan sekitarnya. Demi mengakomodasi animo penonton yang tinggi, panitia penyelenggara (panpel) telah menyiapkan 17.000 lembar tiket, atau sekitar 85% kapasitas stadion. Bahkan, panpel menambah kuota tiket hingga 8-9 ribu lembar lagi setelah tiket batch pertama ludes terjual. Hal ini menunjukkan antusiasme publik yang luar biasa terhadap laga puncak Pegadaian Liga 2 ini.
Keputusan untuk menambah kuota tiket ini didasarkan pada permintaan yang sangat tinggi dan rekomendasi dari Polresta Solo. Ketua Panpel PSIM, Wendy Umar, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk mengakomodasi para penggemar PSIM yang sangat antusias. Ia juga mengimbau kepada para suporter untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan selama perjalanan menuju Solo, serta selama pertandingan berlangsung. Pihak kepolisian akan melakukan screening di beberapa titik, terutama di perbatasan DIY-Jateng. Penggunaan kendaraan umum serta larangan penggunaan knalpot brong dan konvoi menjadi imbauan penting demi keselamatan dan keamanan bersama.
Kemenangan PSIM di babak 8 besar Grup X telah membawa Laskar Mataram kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah penantian panjang selama 18 tahun. Perjuangan mereka menuju Liga 1 musim depan telah terbayar lunas, dan final melawan Bhayangkara FC akan menjadi penutup manis sekaligus ujian terakhir sebelum mereka berlaga di Liga 1. Pertandingan ini tentu akan menyajikan tontonan sepak bola yang menarik dan menegangkan hingga peluit panjang berbunyi.



















