Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBerita Utama

Bupati Pesawaran Lantik Penjabat Kepala Desa Baru, Tekankan Kerukunan dan Nilai Pesenggiri

39
×

Bupati Pesawaran Lantik Penjabat Kepala Desa Baru, Tekankan Kerukunan dan Nilai Pesenggiri

Share this article
Example 468x60

Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, baru-baru ini melantik dua Penjabat (Pj) Kepala Desa di Kabupaten Pesawaran. Pelantikan Hasni Kurniawan sebagai Pj Kepala Desa Khepong Jaya dan Surawan sebagai Pj Kepala Desa Sukaraja dilaksanakan di GSG Lamban Agung. Kedua pejabat baru ini masing-masing menggantikan Nana Herlena dan Widiantoro. Pelantikan tersebut disaksikan oleh para pejabat daerah, camat, dan perangkat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Dendi menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan di tengah masyarakat yang dinamis dan terkadang rentan konflik. Beliau melihat peran Pj Kepala Desa sangat krusial dalam meredam potensi perpecahan, terutama mengingat pengaruh media sosial dan dinamika politik terkini.

Example 300x600

Bupati Dendi juga mendorong penerapan nilai-nilai budaya Lampung, Piil Pesenggiri, dalam kepemimpinan di desa. Nilai-nilai seperti ramah tamah (Nemui Nyimah), mudah bergaul (Nengah Nyappur), gotong royong (Sakai Sambayan), dan pemberian gelar kehormatan (Bejuluk Beadek) diharapkan dapat menciptakan harmoni sosial di masyarakat desa. Harapannya, kepemimpinan Pj Kepala Desa yang baru akan membawa nilai-nilai ini untuk menciptakan kehidupan masyarakat desa yang lebih harmonis dan berkelanjutan.

Sumber : https://retorikalampung.com/lantik-penjabat-kepala-desa-khepong-jaya-dan-sukaraja-bupati-pesawaran-dorong-pemimpin-desa-jaga-kerukunan/

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Pringsewu ,Retorikalampung.com – Puluhan warga dan emak-emak di RT 06 dan RT 07 Lingkungan IV, Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu geruduk rumah indekos yang diduga menjadi tempat melepas syahwat. Aksi damai para warga dengan memasang banner berisi tulisan “menolak adanya prostitusi berkedok kos-kosan” ini, lantaran mereka merasa “geram” dengan aktifitas keluar dan masuk…